Gangguan Pada Sistem Ekskresi Manusia

Apabila terjadi Gangguan Pada Sistem Ekskresi Manusia seperti penyumbatan saluran kantung empedu, cairan empedu akan masuk ke peredaran darah, sehingga darah akan berwarna kekuning-kuningan (sakit kuning). Sebaliknya, feses berwarna coklat abu-abu (bukan kuning). Penyakit pada hati ini disebut hepatitis . Penyakit ini ada yang disebabkan oleh virus dan ada pula yang disebabkan oleh beban kelenjar hati yang terlalu berat.


Gangguan Pada Sistem Ekskresi Manusia

Air dan garam-garam mineral akan dikeluarkan melalui pori-pori kelenjar keringat. Pengeluaran keringat yang berlebihan akan menyebabkan "lapar garam". Kurangnya kadar garam dalam darah akan menyebabkan kekejangan dan pingsanKegiatan kelenjar keringat dipengaruhi oleh pengatur suhu tubuh yang berada di dalam otak (hipotalamus). Dalam keadaan suhu tubuh yang lebih tinggi (akibat aktivitas tubuh yang tinggi, misalnya olahraga atau sakit panas), maka banyak keringat yang keluar. Keringat di permukaan tubuh akan menguap dengan mengambil panas tubuh. Dengan demikian, suhu tubuh akan kembali dingin (normal).

Keluarnya air menyebabkan tubuh kekurangan air dan otak memberi tanda /sinyal rasa haus pada tubuh. Urin seseorang dapat mengandung gula yang disebabkan faktor tertentu sehingga dikatakan menderita diabetes mellitus atau sakit gula atau kencing manis. Dalam sehari kita sebaiknya minum minimal 8 gelas air untuk membantu proses penyaringan oleh ginjal. Kekurangan air dapat menyebabkan pengendapan zat sisa di dalam ginjal atau kandung kemih yang dapat membentuk batu ginjal.

Demikianlah Tentang Gangguan Pada Sistem Ekskresi Manusia, semoga bermanfaat..

Sumber : IPA 3 Nenden Fauziah, Berlian Nurcahya, Naeli Nurlaeli

Baca Artikel Ilmu Kesehatan Dan Obat Tradisioanal Lainnya:

0 komentar:

Poskan Komentar